PARADIGMA DALAM BERBISNIS
| Mungkin anda pernah berfikir mengapa banyak orang yang gagal dibandingkan orang yang sukses, dan mengapa orang yang sukses selalu dapat meraih kesuksesannya lagi dengan mudah sedangkan orang yang gagal selalu menjumpai kesusahan dalam berusaha. Itulah hidup, tetapi disini anda akan kami bimbing untuk SUKSES bukan untuk GAGAL, dengan menerapkan system yang paling dasar dahulu, yaitu mengetahui kiat apa untuk sukses. Kini marilah kita dapat berfikir positif dulu (positif thinking) untuk meraih hal-hal yang positif pula, hanya dengan mengubah cara pandang (Paradigma) kita yang selama ini banyak digunakan oleh orang pada umumnya. Lalu, apa yang digunakan orang pada umumnya (Pradigma umum) dan apa yang digunakan oleh orang-orang sukses (Paradigma Sukses) dalam bekerja. Marilah kita ketahui dulu apa maksud dari itu semua ! |
PARADIGMA UMUM
| Pada umumnya orang bekerja dan terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang akan dijalani untuk esok hari begitu seterusnya dengan mengandalkan tenaga, pikiran dan modal untuk tetap bisa bekerja, sehingga hasil dari bekerja tadi dapat digunakan untuk kebutuhan hidupnya. Tapi, dengan mengandalkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk menjalani aktifitas kerjanya tadi sebagian hasilnya pasti digunakan untuk Transportasi ke tempat kerjanya, sehingga dapat digambarkan bahwa hasil dari kinerjanya sudah terkurangi untuk kerja lagi, padahal kalau selama ini kita hanya mengandalkan tenaga, fikiran kita untuk menghasilkan uang saja, bayangkan kalau kita sakit, tua dan pikun apa yang bisa kita andalkan untuk menghasilkan uang bagi kehidupan kita. Nah disinilah perbedaan yang sangat mencolok antara paradigma umum dengan paradigma sukses. Yang pada intinya "apabila kita masih kuat untuk bekerja maka akan menghasilkan uang " |
PARADIGMA SUKSES
| Memang menurut kenyataan dari banyak orang yang bekerja kenapa hanya 10%nya saja yang dapat berhasil atau sukses dalam bisnisnya bahkan semakin meningkat hasilnya. Inilah keunggulan dari cara cerdas Paradigma Sukses, meskipun kita sudah tua atau pikun, kita istirahat atau tidak bekerja lagi maka uang tetap akan mengalir untuk kita Lalu bagaimana caranya ? Kalau tadi di paradigma umum kita sudah mengeluarkan tenaga, fikiran, uang kita untuk bekerja menghasilkan uang, tapi di paradigma sukses ini tenaga, fikiran dan uang yang kita keluarkan untuk sekali akan bekerja untuk kita selamanya dengan cara Membangun ASET. Lalu ASET apa yang akan kita bangun sehingga dapat menjamin kehidupan kita nantinya walaupun kita sudah tidak bekerja lagi ? Menurut Robert T. Kyosaki banyak aset yang dapat kita bangun sesuai dengan kemampuan kita yang diantaranya : Membuat Perusahaan Dengan kita membuat perusahaan maka setelah perusahaan tadi berjalan, maka kalaupun kita tidur dirumah maupun tidak bekerja maka hasil dari Aset yang berupa perusahaan tadi pasti akan terus mengalir untuk kita bukan ? Tapi dengan Aset ini dibutuhkan MODAL yang BESAR dan manajemen yang rumit dan hanya dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu. Membeli Waralaba Contoh dari aset membeli waralaba yaitu, kita membeli waralaba (misalnya) Indomart, Matahari Dept. Store dan lain-lainnya. Kita hanya membeli saham dari penyedia waralaba tadi kita tidak harus terjun langsung dalam kegiatan kerjanya sudah mendapatkan bagi hasil dari keuntungan yang didapat dari penyedia waralaba tersebut, sehingga kita tidak kerja pun pasti mendapatkan uang dari keuntungan penyedia waralaba tersebut. Tapi . . . lagi-lagi ini membutuhkan MODAL yang sangat BESAR ! Deposito di Bank Ini salah satu cara membangun aset bagi para pemilik modal, yaitu dengan DEPOSITO, yaitu mendepositokan sejumlah uangnya di Bank dengan jangka waktu tertentu baru bisa diambil, tapi orang yang mendepositokan uangnya tadi pasti mendapatkan bunga dari uang yang didepositokan, dan biasanya uang yang didepositokan berjumlah banyak sehingga bunga yang akan dinikmati juga besar. Waralaba Pribadi Nah . . . inilah yang dianjurkan oleh Robert T. Kyosaki, yaitu memiliki Waralaba Pribadi yang dapat kita peroleh dengan membangun aset dari modal yang kecil tapi berkesinambungan bahkan dapat dinikmati oleh keturunannya nantinya. Maka dari itu indo.biz-kom.com akan mengajarkan anda untuk menggunakan Waktu, Fikiran, Tanaga dan uang anda untuk membangun aset, karena dengan membangun aset sekali anda akan memperoleh penghasilan dari aset anda tersebut selamanya bahkan keturunan anda juga akan merasakan hasil dari aset tersebut tanpa batas, selama aset anda selalu berjalan dan menghasilkan uang untuk anda! |
KESIMPULAN
| Jadi pada kesimpulannya, perbedaan paradigma umum dan paradigma sukses adalah : Paradigma Umum : Hanya mengandalkan tenaga, waktu, fikiran, uang untuk dapat bekerja dan bekerja untuk mencari uang lagi, tapi . . . Paradigma Sukses : Menggunakan Waktu, Tenaga, Fikiran dan uang untuk membangun aset, sehingga dengan membangun aset sekali dan setelah aset tersebut berkembang, maka asetlah yang akan menghasilkan uang untuk kita tanpa kita bekerja lagi-pun. Setelah anda mempelajari Paradigma tadi maka pilihlah mana yang sekiranya menguntungkan dan akan anda laksanakan untuk memenuhi kebutuhan hidup anda ! |
STOP DREAMING START ACTION . . . GIVE FIRST RECEIVE SECOND . . . AND BE SUCCESS